Irjen Kementerian Desa PDTT Dituntut Dua Tahun Penjara

Kamis,12 Oktober 2017

dok. TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN

 

SONORA.CO.ID - Aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu sore berlangsung ricuh. Keributan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sekelompok massa mengatasnamakan diri dari Barisan Merah Putih Tolikara sempat melakukan penyerangan di Gedung Kemendagri. Diduga mereka adalah pendukung salah seorang calon Bupati Kabupaten Tolikara, Papua di Pilkada 2017. Akibat keributan itu, sejumlah pot dan kaca di Kantor Kemendagri rusak, oleh amuk massa.

 

Irjen Kemendes PDTT Sugito dituntut 2 tahun penjara ditambah denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Jaksa penuntut KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta. Menurut Jaksa, Sugito terbukti memberikan suap senilai Rp240 juta kepada auditor BPK agar Kemendes PDTT mendapat Opini WTP.  Atas tuntutan ini, Sugito akan mengajukan pledoi pada 18 Oktober mendatang.

 

Dinas Perhubungan Kota Bekasi memastikan operasional transportasi berbasis online di wilayah setempat tidak terkena imbas keputusan larangan dari Provinsi Jawa Barat. Hal itu dikatakan Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana menyikapi keputusan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat  yang resmi melarang transportasi berbasis aplikasi, baik roda dua maupun empat, mulai 6 Oktober 2017. Situasi di Bekasi umumnya juga  masih kondusif.