#SonoraFlash Ganjil-Genap Tol Japek, Volume Kendaraan Sebelum Pukul 6 Meningkat

Selasa,13 Maret 2018

Twitter @TMCPoldaMetro

 

 

1. Ganjil-Genap Tol Japek, Volume Kendaraan Sebelum Pukul 6 Meningkat

General Manager PT. Jasamarga Cabang Jakarta-Cikampek, Radi Lukman mengatakan pada hari pertama pemberlakuan kebijakan ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk lebih pagi. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemberlakuan kebijakan ganjil genap di kedua gerbang tol tersebut. Pemberlakuan ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur ini berlaku mulai pukul 06.00-09.00wib. Dalam sosialisasi yang dilakukan sebelumnya, masyarakat disarankan untuk memilih tiga alternatif. Pertama, masyarakat bisa menggunakan bus premium yang tersedia di beberapa lokasi untuk menuju Jakarta. Kedua, berangkat atau masuk kedua gerbang tersebut lebih awal, atau dibawah pukul 06.00 wib. Atau, yang ketika mencari jalur atau rute alternatif lain, yakni melalui jalur arteri.

 

2. Ganjil-Genap Tol Japek Diharapkan Membuat Masyarakat Gunakan Angkutan Umum

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan selain untuk mengurangi kepadatan di ruas tol Jakarta Cikampek khususnya di kawasan Bekasi, pemberlakuan kebijakan ganjil genap ini juga diharapkan masyarakat membiasakan diri menggunakan angkutan umum. Begitu juga, ketika proyek pembangunan LRT atau juga MRT sudah selesai, masyarakat jadinya juga terbiasa menggunakan angkutan umum. Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan Transjakarta mengoperasikan 20 bus premium, Royaltrans. Bus Royaltrans memiliki kapasitas 30 tempat duduk dan 13 penumpang berdiri. Tarif bus premium ini sendiri adalah Rp 20.000.

 

3. Jumlah Kereta Api Lebaran 2018 Meningkat 4 Persen

Direktur operasional Slamet Suseno mengatakan, jumlah perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2018 meningkat 4 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, perjalanan kereta api sebanyak 393 per hari. Slamet mengatakan, pemesanan tiket tahun ini dapat diakses melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, contact center 121, gerai, minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang bekerja sama. Slamet juga memprediksi arus mudik akan mengalami puncaknya pada Rabu, 13 Juni 2018 (H-2) dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 17 Juni 2018 (H+1).