#TrendingKontan Respon Gubernur BI Atas Prediksi Rupiah Melemah ke 15.000 per Dollar

Rabu,14 Maret 2018

ilustrasi

 

 

1. Respon Gubernur BI Atas Prediksi Rupiah Melemah ke 15.000 per Dollar

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo memberi respon atas prediksi Standard and Poor's bahwa mata uang rupiah akan melemah ke level Rp 15.000 per dolar amerika. Menurut Agus, BI selama ini bisa menjaga stabilitas rupiah agar tetap mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. Namun untuk tahun 2018, khususnya pada Februari dan Maret, memang terjadi tekanan terhadap rupiah. Tekanan itu bersumber dari sentimen eksternal seperti kebijakan moneter di Amerika Serikat.

 

2. Laba PT WIKA di Tahun 2017 Cetak Rekor Sepanjang Sejarah

PT. Wijaya Karya Tbk (WIKA) membukukan laba sebesar Rp 1,2 triliun pada tahun lalu. Angka tersebut sesuai laporan keuangan (audited) per 31 Desember 2017 dan merupakan rekor baru sepanjang sejarah WIKA. Catatan ini didukung oleh penjualan sepanjang 2017 yang mencapai Rp 26,18 triliun, meningkat 67% dibandingkan tahun sebelumnya. Dirut WIKA, Bintang Perbowo mengungkapkan laba tahun 2017 naik hampir dua kali lipat dibandingkan laba tahun 2015.

 

3. Sari Melati Kencana Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia

PT Sari Melati Kencana yang menaungi Pizza Hut siap melantai di Bursa Efek Indonesia lewat initial public offering (IPO). Sari Melati Kencana menargetkan pencatatan saham pada 22 Mei mendatang. Untuk sementara, Sri Melati masih belum mau mengungkapkan kinerja termasuk juga aset perusahaan. Yang jelas, menurut Alwin Arifin, Direktur Utama PT Sriboga Flour Mills, -induk usaha dari PT Sri Melati Kencana-, pihaknya bakal melepas sekitar 30% saham ke publik. Manajemen perusahaan juga belum mau mengungkap target IPO, namun dana tsb untuk ekspansi usaha.