KemenBUMN Gelar Mudik Gratis hingga FGD Angkutan Darat

Senin,16 April 2018

 
1. Kementerian BUMN Selenggarakan Mudik Gratis Lebaran 2018
Kementrian BUMN pada tahun ini kembali menyelenggarakan Mudik Gratis Lebaran 2018. Sebanyak 62 BUMN terlibat dalam kegiatan tersebut dengan target jumlah penumpang mencapai 200 ribu orang. Ketua Satuan Tugas Mudik BUMN 2018, Budi Rahardjo dalam konferensi pers pada 13 April 2018 mengatakan kegiatan mudik gratis BUMN untuk Lebaran 2018 akan menggunakan 4 moda transportasi dengan 140 kota tujuan di seluruh Indonesia. Selain menyediakan layanan mudik gratis sebagian besar BUMN penyelenggara juga menawarkan layanan arus balik secara gratis dengan target jumlah penumpang sekitar 50-60 persen dari penumpang arus mudik.
 
2. KAI Datangkan Empat Rangkaian Baru
PT. Kereta Api Indonesia pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 akan mendatangkan 4 rangkaian kereta baru produksi PT. INKA. Kedatangan 4 rangkaian kereta tersebut merupakan bagian dari upaya PT. KAI untuk menambah ketersediaan tempat duduk hingga 4% dibandingkan masa angkutan Lebaran tahun 2017. Menurut Dirut PT. KAI, Edi Sukmoro dalam konferensi pers yang dilaksanakan 13 April 2018 jumlah tempat duduk pada masa angkutan Lebaran 2018 akan mencapai 23 ribu tempat duduk. Selain menambah jumlah tempat duduk PT. KAI juga akan meningkatkan kenyamanan para penumpang pada masa angkutan Lebaran 2018. Rencananya, PT. KAI akan menyediakan makanan untuk sahur dan berbuka bagi para penumpang di dalam kereta.
 
3. Pemprov DKI Gelar FGD dengan 28 Operator Angkutan Darat
Pemprov DKI Jakarta pada 13 April 2018 melakukan kegiatan focus group discussion yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk 28 operator angkutan darat. Kegiatan tersebut bertujuan menjadi belanja masalah agar Pemprov dapat mengidentifikasi dan mendata masalah-masalah transportasi yang masih harus diselesaikan. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pihaknya ingin memperbaiki transportasi di Jakarta serta membangun infrastruktur penunjang yang dibutuhkan. Anies memastikan, Pemprov akan menyusun kebijakan-kebijakan yang paling tepat bagi perbaikan transportasi di Jakarta dan akan memperhatikan kepentingan masyarakat luas.